Most Popular

Minggu, 10 Oktober 2010

Linux Debian
Debian adalah sistem operasi yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer yang tergabung dalam Proyek Debian. Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.


Sejarah Debian

Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdoch, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993, Nama Debian berasal dari kombinasi nama mantan-kekasihnya [DEB]ra dan namanya sendiri [IAN] Murdoch.


Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai "Slackware").

Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x di tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai ditahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.

Ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi "Software in Public Interest" untuk menaungi debian secara legal dan hukum.

Di akhir tahun 2000, proyek debian melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta di tahun yang sama para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan "debconf". Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode "Etch". Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode "Lenny".deb adalah perpanjangan dari paket perangkat lunak Debian format dan nama yang paling sering digunakan untuk paket-paket binari seperti itu. Seperti "Deb" istilah bagian dari Debian, itu berasal dari nama Debra, kemudian pacar dan sekarang mantan istri pendiri Debian Ian Murdock.

Paket debian juga digunakan dalam distribusi berbasis pada Debian, seperti Ubuntu dan lain-lain.

Paket debian adalah standar Unix pada arsip yang mencakup dua gzip, tar bzipped atau lzmaed arsip: salah satu yang memegang kendali informasi dan lain yang berisi data. Program kanonik untuk menangani paket-paket tersebut adalah dpkg, paling sering melalui apt / aptitude.deb paket dapat dikonversi ke paket lain dan sebaliknya

Beberapa paket Debian inti tersedia sebagai udebs ( "mikro deb"), dan biasanya hanya digunakan untuk bootstrap instalasi Linux Debian. Meskipun file tersebut menggunakan ekstensi nama file udeb, mereka mematuhi spesifikasi struktur yang sama seperti biasa deb. Namun, tidak seperti rekan-rekan mereka deb, hanya berisi paket-paket udeb fungsional penting file. Secara khusus, file dokumentasi biasanya dihilangkan. udeb paket tidak dapat diinstal pada sistem Debian standar.

Saat ini telah terdapat puluhan distribusi Linux yang berbasis kepada debian, salah satu yang paling menonjol dan menjadi fenomena adalah Ubuntu.

Rilis Linux Debian

Nama yang dipakai pada nama rilis linux Debian diambil dari nama tokoh yang ada di dalam film Toy Story, misalnya Buzz, Reg, Bo, Hamm, Slink, Potato, Woody, Etch dan Sarge. Sedangkan untuk status kestabilan paket Debian terbagi menjadi 4 versi, yaitu versi stable, frozen, testing dan unstable.
Rilis unstable untuk paket-paket baru dan update-an paket lama. Sedangkan penggunaan paket terbaru dan tidak mengandung resiko dapat menggunakan paket rilis testing.

Waktu penggujian dari rilis unstable sampai rilis testing membutuhkan waktu sekitar beberapa minggu. Rilis paket frozen merupakan tahapan di mana paket-paket software yang telah melewati rilis testing akan digabungkan ke dalam distro Debian untuk diuji kinerja paket softwarenya dan memastikan tidak ada bug pada paket software tersebut.

Tahapan selanjutnya adalah rilis paket stable di mana waktu pengujian rilis ini membutuhkan waktu sekitar 8 bulan atau lebih. Berikut ini versi rilis linux Debian.

Version Code Name Release Date Ports Packages Support Notes
1.1 buzz 17 June 1996 1 474 1996 dpkg, ELF transition, Linux 2.0
1.2 rex 12 December 1996 1 848 1996 -
1.3 bo 5 June 1997 1 974 1997 -
2.0 hamm 24 July 1998 2 ≈ 1,500 1998 glibc transition, new architecture: m68k
2.1 slink 9 March 1999 4 ≈ 2,250 2000-12 APT, new architectures: alpha, sparc
2.2 potato 15 August 2000 6 ≈ 3,900 2003-04 New architectures: arm, powerpc
3.0 woody 19 July 2002 11 ≈ 8,500 2006-08 New architectures: hppa, ia64, mips, mipsel, s390
3.1 sarge 6 June 2005 11 ≈ 15,400 2008-04 Modular installer, semi-official amd64 support.
4.0 etch 8 April 2007 11 ≈ 18,000 2010-02 New architecture: amd64, dropped architecture: m68k. Graphical installer, udev transition, modular X.Org transition. Latest update 4.0r8 was released 2009-04-09
5.0 lenny 14 February 2009 11+1 ≈ 23,000 TBA ew architecture/binary ABI: armel. SPARC 32-bit hardware support dropped. Full Eee PC support. Latest update 5.0.3 was released 2009-09-05.
6.0 squeeze 2010 10+2 TBA TBA New architecures/kernels: kfreebsd-i386, kfreebsd-amd64, dropped architectures: alpha, arm. eglibc in favour of glibc


KeteranganTable

Merah : Old relase, not supported
Abu-abu : Old relase, still supported

Hijau : Current relase

Kuning : Future release


Keunggulan dan Kelemahan linux Debian


Keunggulan linux debian
- 100% bebas, karena bersifat open source.
- Situs web yang bagus.
- Dukungan komunitas luas.
- Sangat teruji.
- Menggunakan DEB dianggap lebih stabil dari pada RPM.
- Menggunakan metode autodetect untuk penggunaan peripheral pada komputer. Kelemahan linux debian
- Installer membingungkan
- Rilis stabilnya out-of-date

Cara Menginstall Linux Debian

1. Nyalakan komputer dan masukkan CD installer sistem operasi Linux Debian4.0.

2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.
4. Setelah itu kita akan memilih bahasa, Tekan enter pada English – English karena kita akan menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa bahasa default dari system debian
5. Selanjutnya muncul pilih layout keyboard, kita pilih yang American English, lalu enter.
6. Setelah itu tunggu proses deteksi hardware untuk penggerak CD-ROM.
7. Selanjutnya muncul deteksi hardware jaringan, kita pilih yang tanpa kartu Ethernet, lalu enter.

8. Setelah itu akan muncul mengkonfigurasi jaringan, lalu pilih teruskan,kemudian pilih untuk melanjutkan proses instalasi.

9. Setelah itu isi nama host untuk sistem ini, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
10. Setelah itu tunggu proses untuk memulai program pemartisi harddisk.

11. Selanjutnya muncul partisi harddisk, kita pilih terpadu gunakan seluruh harddisk, lalu enter.

12. Selanjutnya muncul pilih harddisk yang akan dipartisi, lalu enter.

13. Muncul pola partisi, pilih yang pertama, lalu enter..

14. Setelah itu muncul panduan tentang proses partisi pilih yang kedua, lalu enter untuk melanjutkan.

15. Selanjutnya tuliskan perubahan yang terjadi pada harddisk, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.

16. Setelah itu muncul mengkonfigurasi zona waktu, pilih zona waktu yang sesuai dengan zona waktu anda, lalu enter untuk melanjutkan.

17. Selanjutnya membuat password untuk root, kita tulis sesuai yang kita inginkan, lalu pilih teruskan, lalu tekan enter untuk melanjutkan.

18. Selanjutnya tulis ulang kembali password yang barusan anda buat untuk mengkonfirmasi kebenaran password tersebut, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

19. Setelah itu tulis nama lengkap dari pengguna, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

20. Selanjutnya tulis nama untuk akun anda, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

21. Setelah itu masukan password untuk pengguna baru, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

22. Lalu masukan kembali password untuk mengkonfrmasi kebenaran password, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan
23. Setelah itu tunggu proses memasang sistem dasar.
24. Setelah itu muncul jendela gunakan suatu jaringan cermin, kita pilih tidak, lalu enter untuk melanjutkan.
25. Setelah itu muncul jendela seperti gambar di bawah ini, kita pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
26. Setelah itu tunggu proses memilih dan memasang perangkat lunak.
27. Setelah itu muncul survey penggunaan paket debian, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.
28. Selanjutnya memilih perangkat lunak yang akan diinstall (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.
29. Selanjutnya memilih resolusi gambar (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.

30. Selanjutnya tunggu proses memasang boot loader GRUB.

31. Selanjutnya memasang boot loader GRUB, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.

32. Setelah itu instalasi selesai, kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.

33. Setelah proses instalasi selesai, nanti akan muncul tampilan nama pengguna, lalu kita masukan nama pengguna seperti yang kita buat pada saat proses instalasi, lalu enter untuk melanjutkan.

34. Selanjutnya kita akan diminta untuk memasukan password, kita masukan password sesuai yang kita buat pada saat proses instalasi, lalu enter untuk melanjutkan.

35. Setelah proses instalasi yang begitu lama akhirnya instalasi Debian selesai juga dan Debian siap digunakan oleh anda.

0

Selasa, 05 Oktober 2010

Jika kita berbicara tentang desain pemodelan grafik maka kita harus menelaah satu persatu antara desain,pemodelan dan grafik maka baru kita dapat menyimpulkan apa itu desain pemodelan grafik.

-desain dapat diartikan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya.

-pemodelan dapat diartikan membentuk suatu benda-benda atau obyek.Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup.


-grafik bisa diartikan tata cara menbuat / merancang sebuah gambar baik itu 2D atau 3D yang dimulai dari sebuah titik lalu garis dan garis melengkung yang dibentuk sedemikian hingga sehingga menjadi sebuah objek atau grafik yang bisa bergerak seperti keinginan kita

Lalu dari pengertian diatas maka dapat kita simpulkan bahwa desain permodelan grafik sangat berkaitan dengan grafik komputer dan pendesainannya. maka dari itu desain pemodelan grafik tidak jauh-jauh dari Pemodelan geometris yaitu menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D. juga Rendering untuk memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk. dan Animasi menampilkan kembali tingkah laku objek bergantung waktu. dan ada juga Graphics Library/package untuk perantara aplikasi dan display hardware

Untuk membuat animasi juga tidaklah gampang harus ada proses yaitu Klipping untuk memotongan suatu objek dengan bentuk tertentu.lalu Translasi untuk mengatur suatu pergerakkan / perpindahan objek pada suatu posisi sampai menempati posisi baru.juga ada rotasi untuk mereposisi semua titik dari objek sepanjang jalur lingkaran dengan pusat pada titik pivot, dll.

Banyak sekarang jika kita perhatikan software yang menunjang untuk desain pemodelan grafik diantaranya: Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Coreldraw, 3D StudioMax, Maya, AutoCad, macromedia flash,blender, dll.


0

Rabu, 21 April 2010

DipTrace is a complete PCB Design system. It includes four programs:
1. PCB Layout - PCB design with easy to use manual routing tools and autorouter.
2. Schematic - creates schematic and exports netlist to PCB.
3. ComEdit - pattern editor.
4. SchemEdit - component editor. Draw parts and attach patterns to them.

DipTrace provides the following features:
Easy to learn user interface - To design a schematic, simply select and place components onto your document and connect them together using the wire and bus tools. Multisheet design is supported. Then select the menu option 'Switch to Board' to convert the schematic to PCB. Layout can be updated from Schematic in a few clicks at anytime. When you create or edit design objects they are highlighted to improve your work. Step-by-step tutorial available from web-site guides you through the design process and allows to get started with ease.
Easy to use manual and powerful automatic routing – DipTrace PCB software includes an advanced automatic router that is able to route single-layer and multi-layer boards. It is available with a 'rip-up and retry' algorithm. Autorouter achieves high completion rates by going back and re-routing nets to make space for connections that could not be routed on a previous pass. Intelligent manual routing tools allow you to create and edit traces by 90, 45 degree or without any limitations. Through, blind or buried vias can be used in automatic and manual routing. Unlimited board size is supported.
Shape-based copper pour - powerful copper pour system can help to reduce your manufacturing costs by minimizing the amount of etching solution required. To use it, all you have to do is insert a copper area on your board in the PCB Layout program and any pad or trace inside the selected area will be automatically surrounded with a gap of the desired size. Using copper pour you can also create planes and connect them to pads and vias (different thermal types are supported).
Advanced verification features – Schematic and PCB design modules have number of verification features that help control project accuracy on different design stages: The ERC function shows possible errors in Schematic pin connections using defined rules and allows you to correct errors step-by-step. DRC function checks the clearance between design objects, minimum size of tracks, and drills. Errors are displayed graphically and you can fix them step-by-step and rerun the DRC in one click after any corrections. Net Connectivity Check verifies if all nets of PCB are electrically connected. This feature uses traces, copper pour filled area and shapes to control connectivity, then reports broken and merged nets with area details. Comparing to Schematic allows you to check if routed PCB is identical with Schematic.
Electra autorouter support - if you design complex PCBs and need extremely high auto-routing quality, DipTrace provides you with support of Electra Shape-Based Autorouter from ConnectEDA. Electra is today's most effective auto-routing solution for a reasonable price. You can download it from DipTrace web-site and evaluate together with DipTrace PCB design software. Special discount on Electra is offered for registered DipTrace customers.
Import/Export features – package modules allows you to exchange schematics, layouts and libraries with other EDA and CAD packages. DipTrace Schematic Capture and PCB Layout also support Accel, Allegro, Mentor, PADS, P-CAD, Protel and Tango netlist formats.
Manufacturing output formats - DipTrace provides support for a number of different manufacturing output formats. Using this PCB software you can produce N/C Drill files for numerically controlled (N.C.) drilling machines and RS-274X Gerber files for sending to board manufacturers. Vectorizing function allows to export true-type fonts and raster images. Also DipTrace supports DXF output.
Producing PCBs using milling method - DipTrace allow you to export edge polylines to DXF. The DXF files can be converted to G-code with Ace Converter (it's Free). Before edge exporting the DRC function checks the design and shows possible problems if exist.
Standard component libraries - DipTrace package includes component and pattern libraries which contain 50.000+ components from different manufacturers.
Creation of your own libraries - Component and Pattern Editors allow to design your own symbols and patterns. To create complete components simply connect them together using Component Editor.

0

Kamis, 08 April 2010

Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Akuisi oleh Google tersebut membuat sejumlah fitur premium Blogger yang sebelumnya dikomersialkan oleh Pyra Labs menjadi layanan yang sepenuhnya gratis untuk pengguna.

Pada 9 Mei 2004, Blogger memperkenalkan beberapa perubahan mendasar pada sistem publikasi blognya, meliputi penggunaan template CSS (Cascading Stylesheet), halaman arsip individual untuk masing-masing posting, komentar, dan posting melalui email pada Mei 2007, seluruh layanan Blogger secara resmi telah dipindahkan dan dioperasikan di server milik Google.

Untuk mebuat blog di blogger pertama masuk dahulu ke situsnya yaitu www.blogger.com lalu jika anda mempunyai account google yaitu gmail anda bisa langsung sign-in dengan account Google di box yang ada di kanan atas halaman tersebut. Bagi yang belum punya account Google klik tanda panah bertuliskan “Create A Blog”. Buat yang belum punya account Google maka akan dibawa ke sebuah halaman untuk membuat account Google, alamat e-mail bisa di Yahoo dan email provider lain.

Bagi yang sudah punya account Google, sesudah anda sign in anda bisa membuat blog anda. Tentukan nama blog anda dan alamat blog yang anda inginkan. Pastikan setelah anda memilih alamat blog anda, anda melakukan “Cek Ketersediaan” untuk mengetahui apakah alamat blog itu sudah terpakai apa belum sebelum menekan tombol “Lanjutkan”.

Sekarang nama dan alamat blog anda sudah tersedia. Langkah terakhir yang harus anda lakukan adalah menentukan themes/template untuk blog baru anda. Saya lebih menyarankan untuk tidak berlama-lama memilih template yang disediakan saat itu karena pilihannya akan lebih banyak ketika anda mengubahnya setelah blog tersebut jadi nanti.
0